<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/platform.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d14610711\x26blogName\x3d.::+DANKOS+::.\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dSILVER\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttps://menyehnyeh.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://menyehnyeh.blogspot.com/\x26vt\x3d7906361710283673239', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

.:: DANKOS ::.

Friday, September 22, 2006

Bank yang menjengkelkan

Bermula dari pinjaman ortu gw yang mengharuskan surat rumah dijadikan jaminan oleh bank. Sewaktu ngurus peminjaman ini prosedurnya gampang banget, begitu beres mau dicabutnya susah banget. Sewaktu ayah gw meninggal, urusan dengan bank ini masih menggantung. Untuk mencabut perjanjian itu selain harus melunasi pinjamannya juga harus membuat surat ini dan itu. Semua surat pun akhirnya dibuat dengan penuh sabar. Dan akhirnya memei gw ngasih semua surat surat yang dibutuhkan ama si Bank ini. Ternyata dia minta surat kuasa dari gw sebab gw sekarang berada di luar kota. Setau gw yang namanya surat kuasa itu cukup dengan materai. Tapi yang diminta sama Bank nya adalah surat yang gw bikin harus dilegalisir oleh notaris. Ditanya kenapa.... jawabannya "ini sudah prosedurnya", aneh sekali ..... seorang pegawai bank yang sangat kental dan tau dengan undang undang malah mengeluarkan jawaban seperti itu. Orang ini telah mewajibkan sesuatu yang tidak wajib. Yang bikin gw kesel itu bukannya soal susahnya melegalisir surat kuasa itu, tapi kenapa si BANK ribawi menambah kerjaan gw yagn seharusnya itu nggak perlu gw lakukan.

"Markas da'i akan dipenuhi dengan aturan agama
markas pejabat akan dipenuhi dengan segenap aturan aturan pejabat
begitu juga markas ular akan dipenuhi dengan segenap aturan aturan ular yang menjengkelkan"

0 Comments:

Post a Comment

<< Home