<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d14610711\x26blogName\x3d.::+DANKOS+::.\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dSILVER\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttp://menyehnyeh.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://menyehnyeh.blogspot.com/\x26vt\x3d184719990926675945', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

.:: DANKOS ::.

Thursday, July 05, 2007

Agama kamu apa ??

Pertanyaan ini begitu susah dijawab oleh seorang bocah umur kelas 2 SD. Diawali dari selesainya gw sholat Ashar, keluar dari Masjid gw ketemu sama seorang bocah yang meminta uang kepada gw. Awalnya gw tanya, "kamu minta uang buat apa?" dia pun menjawab "buat beli jajan kue", dengan sedikit heran ditambah kecewa gw teruskan pertanyaan gw "memangnya kamu belum pernah beli kue?", spontan dia jawab "belum". Lalu gw mulai lihat keadaan anak ini, pakaiannya lumayan, penampilannya cukup lah, dan nggak ada tampang susahnya. Setelah gw tanya tempat dia tinggal, sekolah dan lainnya, mulai muncul rasa kasihan kepada anak ini, rasa kasihan akan mentalnya sebagai pengemis. Mulai gw raba saku gw, dan ternyata ada beberapa uang kecil. Ada niat dihati untuk mengajarkan mengucapkan salam jika bertemu kepada anak ini, lalu mulailah gw tanya agama si bocah ini, "Agama kamu apa?" dia pun terdiam. Diam karena bingung harus jawab apa. Allahu Akbar. Dengan rasa setengah tidak percaya dengan keadan anak itu, gw tanya sekali lagi "Agama kamu apa?" dia tambah bingung dengan pertanyaan gw, lalu dia sempat jawab "Saya masih belum sekolah". Gw pun bertambah bingung dengan jawabannya, bingung murokab. Sudah mah omongannya nggak sinkron waktu gw tanya di awal, ditambah jawabannya nggak nyambung. Gw berpikir, mungkin harapan anak ini dengan dia menjawab seperti itu gw akan berhenti bertanya karena berpikir dia belum pandai karena belum sekolah. Tapi masa sih pertanyaan dasar seperti ini nggak bisa dijawab ama bocah seusia dia, dan orang dengan mental seberani dia. Tidak lama kemudian dia kembali mengulurkan tangannya sembari meminta uang jajan kepada gw. Lalu gw pkir, mungkin kalau dikasih hadiah dia mau jawab pertanyaan gw yang dasar dan penting itu. Trus gw bilang ke dia "Gini, kalau kamu bisa jawab nanti baru aku kasih uangnya", dia pun tampak berpikir keras untuk bisa menjawab pertanyaan gw. Dan sampai akhir cerita dia tidak bisa menjawab pertanyaan gw "Agama kamu apa?". Fainnalillahiwainalillahi roji'un, ini betul-betul sebuah bencana besar bagi bocah tersebut.

2 Comments:

  • ka dankos, tolong diralat.. dalam kasus ini bencana bukan untuk si anak. Karena anak segitu memang belum berkewajiban untuk tau agama dan belum mampu untuk belajar agama secara mandiri. Yang seharusnya dipertanyakan adalah orang tuanya, karena ini adalah tanggung jawab orang tua terhadap anak.

    By Anonymous anti, at 5:13 AM  

  • salam...ana setuju dengan anti said...hanya saja ana anti wahabi..hahaha..yaaa dankos na maaaahhhh...anak itu masih walad..masih keciiil...masih blum baligh masih wajar klo ga tau or ga ngerti ..dan itu disebabkan kesalahan orang tua nya dalam mendidik..kita harus nya sedih dengan keadaan orangtua nya..dan klo pun tetep fudhuuul mau tau agama tu walad..tanya dong klo di rumah orang tua gimana cara mereka menyembah tuhan..ke mesjid...shalat..apa ga pernah(atheis)sembah pohon..sembah sosok manusia yg ganteng dan kekar..hanya sayang nya di salib???gitu dankooos..jangan keras2 ah ama agama...apalagi ama anak kecil kesian..ok waaaaahhaaaabiiii???peace

    By Blogger pecinta ahlul bait, at 8:51 AM  

Post a Comment

<< Home