<body><script type="text/javascript"> function setAttributeOnload(object, attribute, val) { if(window.addEventListener) { window.addEventListener('load', function(){ object[attribute] = val; }, false); } else { window.attachEvent('onload', function(){ object[attribute] = val; }); } } </script> <div id="navbar-iframe-container"></div> <script type="text/javascript" src="https://apis.google.com/js/plusone.js"></script> <script type="text/javascript"> gapi.load("gapi.iframes:gapi.iframes.style.bubble", function() { if (gapi.iframes && gapi.iframes.getContext) { gapi.iframes.getContext().openChild({ url: 'https://www.blogger.com/navbar.g?targetBlogID\x3d14610711\x26blogName\x3d.::+DANKOS+::.\x26publishMode\x3dPUBLISH_MODE_BLOGSPOT\x26navbarType\x3dSILVER\x26layoutType\x3dCLASSIC\x26searchRoot\x3dhttps://menyehnyeh.blogspot.com/search\x26blogLocale\x3den_US\x26v\x3d2\x26homepageUrl\x3dhttp://menyehnyeh.blogspot.com/\x26vt\x3d7906361710283673239', where: document.getElementById("navbar-iframe-container"), id: "navbar-iframe" }); } }); </script>

.:: DANKOS ::.

Saturday, October 28, 2006

Mau senam dijalan?

Sekarang lagi trandnya wanita pakai busana senam ke tengah jalan. Dengan celana super ketat (biasanya sih itu dipake buat erobik) ama pake baju yang super ketat juga (kayanya sih itu baju senam juga deh, kadang ada juga yang mirip busana pantai). Berpasang-pasang mata laki laki tertuju pada ke elokan badannya yang aduhai dari atas sampe bawah, dari depan ampe belakang. Anehnya, perempuan jenis ini semakin dilihat, semakin dongkak keatas kepalanya. Aneh sekali. Kemana harga diri perempuan itu ??!! Kasihan ... untuk menunjukkan bahwa dirinya exist, dia harus menggadaikan harga dirinya dan badannya ditengah umum. Untuk mengekspresikan dirinya cantik, dia rela mengobral anggota tubuhnya ke hadapan manusia khususnya laki-laki.

Transaksi jual adalah memberikan sesuatu dengan/untuk menerima sesuatu juga, dalam hal ini barter bisa dikatakan sebagai transaksi jual. Maka jika seorang perempuan memberikan/memperlihatkan badannya kepada orang lain (bukan mahromnya) dengan harapan menerima pujian / sesuatu dari orang lain, apa namanya kalau bukan jual badan ?

Wahai perempuan setengah telanjang, kemana harga diri kalian ??!! jika harga diri kalian telah kalian relakan, apa lagi yang kalian miliki untuk dipertahankan ? dimana letak mahalnya diri kalian ? sudah semurah itukan diri kalian ? Ingatlah, bahwa kalian lahir itu bukan untuk merendahkan harga diri kalian, bukan untuk membuang rasa malu kalian, bukan untuk menjadi manusia primitif yang nggak kenal baju, tapi sebaliknya, bagaimana Allah subhana wata'ala telah menjelaskan melalui Rasul-Nya yang mulia Muhammad shalallahu'alaihi wasalaam tentang tingginya kehormatan kaum perempuan. Kenapa kehormatan yang begitu tinggi ini yang telah Allah berikan kepada kalian harus kalian hempaskan ke tempat yang rendah ??

Kalau diingatkan mereka pun berkata "ini kan trend masa kini", cobalah kalian ingat sewaktu pertama kali menggunakan busana itu, tidakkah hati nurani kalian menentangnya ? yang kemudian kalian butakan hati nurani kalian sendiri dengan mencari pembenaran-pembenaran yang dibuat-buat. Kemudian ada lagi yang berkata "ini kan hak pribadi kami dalam memilih busana", emang dunia ini punya kalian doang ??!! emang cuma kalian yang punya hak ? yang lain juga punya hak untuk tidak mengotori pandangan mereka dengan hal-hal porno seperti itu.

Cukuplah sudah kaum perempuan menjadi korban pelecehan, janganlah kalian menjadi pemicu timbulnya korban berikutnya. Kalau kalian melihat seseorang memandangi kelian dengan wajah takjub atau bengong atau sejenisnya, janganlah kalian berpikir bahwa orang tersebut kagum karena bagusnya busana ketat kalian, tapi mereka takjub dengan peradaban kalian yang buruk, "kok ada ya, manusia yang mau setengah bugil di jalan, rasanya nggak perecaya sama apa yang gw liat" begitu kira-kira sebagian orang bergumam, atau "ooh gini to bentuk badannya, kira kira nggak jauh deh bentuknya kalau dia lagi tidak berbusana", selayaknya perempuan murahan yang sedang dipandangi oleh laki-laki hidung belang.

Yang lebih na'as nya, ada sebagian ibu menganjurkan anaknya berpenampilan porno seperti itu agar si anak ini laku, bisa menarik perhatian pemuda kaya, biar nggak kalah saingan ama anak orang lain, dan lain sebagainya. Na'udzubillah. Sudah tidak bermuka sama sekali orang ini.

Cobalah bangkitkan harga diri kalian, jaga aurat kalian. Jaga sikap agar tetap sopan yang akhirnya menimbulkan rasa kagum karena keanggunan kalian, karena tingginya kehormatan kalian, sehingga orang pun tidak akan berpikir macam-macam kepada para perempuan.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home